banner 728x250

Wakil Bupati Labuhanbatu Audit Kasus Stunting Di Desa Tanjung Siram

banner 468x60

Labuhanbatu,Gayortinews.com- – Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rossa Siregar,S.Pd,MM,didampingi Kaban Bappeda Hobbol Z Rangkuti,Kabid Kesmas Friska E Simanjuntak,SKM,MKM,Kapus Lingga Tiga Rugun Sidabutar,SKM,Jabatan Fungsional Ahli Muda Nova Lindawaty,PJ.Kepala Desa Tanjung Siram Solihin Lubis dan Perwakilan TP.PKK Labuhanbatu Pokja 4 Linda Mursiani melakukan audit kasus stunting terhadap anak dan balita di Desa Tanjung Siram Kecamatan Bilah Hulu,Labuhanbatu,Senin(01/08/2022).

Balita yang dimaksud yakni UH(15)dan HAH(6)anak dari pasangan Tajuddin Hasibuan dan Masrintan Ritonga warga Warga Dusun Sirongit Desa Tanjung Siram,dan RH(5)anak dari Ahmad dong dan Junaida Hasibuan.

Dari riwayat penyebab balita dan anak tersebut menderita stunting didapat bahwa ketiganya mengidap penyakit bawaan lahir yang menyebabkan asupan gizi tidak terserap dengan maksimal oleh tubuh sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik.

Disebutkan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rossa Siregar,S.Pd,MM,langkahnya menjenguk balita dan anak tersebut atas petunjuk Bupati Labuhanbatu sebagai dukungan terhadap atensi Presiden RI terkait penurunan angka stunting.

Usai menjenguk dan memberikan bantuan talih asih serta tambahan makanan bergizi seperti susu dan roti,Wakil Bupati Labuhanbatu mengatakan akan memantau perkembangan anak dan balita tersebut terkait kondisi kesehatannya.”Kita akan perintahkan Kapus untuk memantau kondisi kesehatan anak dan balita tersebut,”ucapnya.

Dan untuk kondisi rumah ibu Junaida Hasibuan kita akan usahakan memasukkannya dalam program bedah rumah agar beliau memiliki rumah yang layak huni,”tambahnya.

Kapus Lingga Tiga Rugun Sidabutar,SKM,mengungkapkan bahwa kedua anak dan balita tersebut selama ini dalam pantauan Puskesmas Lingga Tiga,”sudah lebih kurang 1 tahun kedua anak dan balita itu kita berikan pelayanan kesehatan ke RSUD Rantauprapat dan mengikuti terapi dan Alhamdullilah satu anak sudah bisa jalan”.

Sedangkan untuk balita RH karena usianya masih balita belum bisa menerima operasi atas penyakit hernia yang dideritanya,”kita tunggu balita tersebut tumbuh besar,”ujarnya.

Hal tersebut dibenarkan Kaban Bappeda Hobbol Z Rangkuti,menurutnya Pemkab Labuhanbatu akan serius menindaklanjuti intervensi Presiden RI untuk menekan angka stunting di setiap daerah.”Seperti halnya hari ini,ini kita lakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari rembuk stunting yang telah kita lakukan di setiap kecamatan,”ucapnya.

(FFS)